Bagi anda yang bergerak di bidang usaha bisnis ritel pasti sudah sering mendengar istilah program Point of Sales atau software POS. Dan tak jarang pula banyak opini yang beredar menyebutkan bahwa software ini sama dengan cash register atau mesin kasir. Padahal sebenarnya keduanya sangatlah berbeda. Antara software POS dan mesin kasir memiliki cara kerja dan fungsinya masing-masing.

Untuk itu supaya tidak menimbulkan kesalahan presepsi, pada ulasan kali ini kami ingin membahas seputar perbedaan antara software POS dengan mesin kasir, berikut ulasan selengkapnya:

Perbedaan Software Point of Sales dengan Mesin Kasir

Secara garis besar, Point of Sales Software Indonesia dan mesin kasir memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Beberapa diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Pertama, mesin kasir adalah sebuah piranti elektronik yang berfungsi untuk menghitung transaksi penjualan dan dilengkapi dengan cash drawer atau tempat untuk menyimpan uang sebagai alat transaksi. Sedangkan untuk software POS adalah sebuah sistem yang dapat dikoneksikan dengan komputer atau tablet untuk melakukan pengolahan data transaksi, mulai dari input harga barang, stok barang, jumlah total pembelian, hingga jumlah profit penjualan.
  • Kedua, program POS dilengkapi juga dengan sistem laporan manajemen sehingga cara kerjanya lebih kompleks jika dibanding mesin kasir yang sekedar alat keluar masuknya penyimpanan uang. sekarang hampir semua bidang usaha menggunakan software ini. Mulai dari supermarket, perhotelan, restoran, kafe, dan berbagai tempat usaha ritel lainnya.
  • Dan yang terbaik dari program ini adalah, adanya cloud POS yang memungkinkan seluruh penyimpanan data dilakukan secara online dan lebih aman daripada harus disimpan di perangkat komputer itu sendiri. Setidaknya data-data penjualan mulai dari barang yang keluar dan uang yang masuk akan terekam secara otomatis. Data dari pelanggan berupa riwayat transaksi kartu kredit juga tersimpan dengan lebih aman. Tentu hal ini tidak bisa Anda temukan di dalam mesin kasir.
  • Lalu perbedaan yang terakhir adalah, Point of Sales Software Indonesia juga memberikan layanan penyimpanan data secara offline sehingga seluruh data akan tetap terekam walaupun komputer tidak mendapat akses WiFi atau internet. Dan nantinya setelah online kembali maka seluruh data tersebut akan ditransfer otomatis ke dalam cloud POS. Cara kerja ini jelas lebih sistematis jika dibanding mesin kasir biasa yang hanya bisa beroperasi saat mendapat tenaga listrik.

Nah, itulah ulasan seputar beberapa perbedaan antara mesin kasir dengan Point of Sales Software Indonesia dan bagaimana cara kerja antara keduanya. Pastinya antara mesin kasir dan software POS memiliki kegunaan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sehingga keduanya sama-sama memiliki fungsi yang penting dalam dunia bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *