Sebelum menulis artikel SEO sesuai dengan tema yang diinginkan, langkah pertama yakni melakukan riset keyword dasar terlebih dulu. Riset keyword ini berguna untuk mengetahui keyword apa yang paling tepat untuk diunggah dalam website atau blog. Keyword merupakan rangkaian kata yang diketikkan oleh pengguna internet untuk memperoleh informasi dari website.

Dalam usaha menentukan sebuah keyword yang tepat, akan sangat berpengaruh pada hasil peringkat mesin pencari terhadap artikel yang anda buat. Setiap penulis artikel SEO harus mengetahui keyword apa yang sering dicari oleh pengguna di dalam mesin pencari. Anda harus mengetahui tingkat persaingan dan kesulitan keyword untuk berada di halaman 1 hasil pencarian.

Saat ini Terdapat beberapa jenis keyword yang harus anda ketahui, yaitu short tail atau keyword pendek, long tail atau keyword panjang, keyword abadi yang selalu di cari, dan keyword musiman. Untuk mencari keyword yang paling banyak dicari memang harus mempunyai strategi khusus. Di bawah ini kami akan uraikan tips-tips riset keyword dasar yang efektif untuk Anda pelajari.

Riset Keyword Menggunakan Tools

Riset keyword dapat dilakukan menggunakan tools berbayar maupun tools gratis. Untuk tools gratis Anda dapat menggunakan Google Keyword Planner, Google Trends, Google Related Search, Ubbersuggest, dan lain-lain. Tentu saja tools berbayar lebih lengkap daripada tools gratis, namun terdapat biaya yang harus dikeluarkan.

Sebelum melakukan riset keywrord menggunakan tools, Anda sudah mempunyai beberapa ide keyword hasil dari brainstorming. Masing-masing tools gratis mempunyai kelebihan dan kekurangan. Saat melakukan riset keyword harus benar-benar memahami kebutuhan riset keywordnya. Jangan sampai membuang-buang waktu, tenaga, dan dana.

Menganalisis Volume Pencarian (Search Volume)

Volume pencarian merupakan banyaknya keyword yang dicari di mesin pencari dalam kurun waktu tertentu. Biasanya hasil yang ditampilkan oleh tools dalam kurun waktu hari, minggu, hingga bulan. Namun, umumnya hasil pencarian yang ditampilkan dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Ketika melakukan riset keyword dasar, Anda harus menganalisis hasil volume pencarian yang menampilkan jumlah paling banyak. Sebab semakin banyak hasil yang ditampilkan, itu artinya semakin banyak pengguna internet yang mengetikkan atau mencari keyword tersebut di mesin pencari.

Menelaah Tingkat Kesulitan Keyword (Keyword Difficulty)

Tingkat kesulitan keyword menunjukkan seberapa sulit keyword tersebut dapat mencapai posisi atas di halaman hasil pencarian. Parameter ini tidak baku, karena hasil yang ditampilkan oleh satu tools dengan tools yang lain dapat menunjukkan hasil yang berbeda-beda.

Semakin besar angka yang ditampilkan oleh keyword tools, semakin sulit keyword tersebut untuk mencapai posisi atas di halaman pencarian. Berdasarkan tingkat kesulitan keyword yang ditampilkan dapat ditentukan berapa banyak backlink yang dibutuhkan. Banyaknya backlink yang dibutuhkan berbanding lurus dengan tingkat kesulitan keyword.

Mencermati Search Engine Result Page (SERP)

Melalui fitur SERP Anda akan mengetahui laman-laman yang berada di posisi teratas pada hasil riset keyword. Fitur ini berfungsi untuk melihat kualitas dari berbagai halaman yang dapat menduduki posisi teratas hasil pencarian di mesin pencari.

Melakukan riset keyword dasar memang susah-susah gampang, tergantung bagaimana strategi yang Anda kuasai. Mempelajari dan mencoba menerapkan strategi riset keyword merupakan bekal utama supaya sukses mendapatkan keyword yang paling tepat sesuai kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *