Bagi pemilik website, tips menghindari plagiarisme atau penjiplakan tentu menjadi salah satu topik yang dicari. Perkembangan teknologi dalam beberapa tahu terakhir ini memang memberi sumbangsih yang begitu besar untuk kemajuan manusia. Kemampuan menjelajahi internet membuat sejumlah informasi menjadi semakin mudah diakses.

Meskipun demikian, plagiarisme juga menjadi semakin marak serta mudah dilakukan. Oleh sebab itu, cara menghindari plagiarisme menjadi hal yang selalu dibicarakan. Hal seperti ini memang harus disadari penulis, setiap karya dari penulis lebih-lebih berkaitan dengan riset, harus bebas dari unsur plagiarisme.

Bahkan, selain artikel riset, artikel yang berisi mengenai informasi informatif pun juga harus bebas plagiarisme, apalagi tujuan kita menulis artikel dilakukan untuk menduduki peringkat 1 mesin pencari menggunakan artikel seo. Agar dapat menghindari plagiarisme, berikut sejumlah informasi mengenai plagiarisme serta tips untuk menghindarinya.

Sebenarnya Apa itu Plagiarisme?

Sebelum mengetahui tips menghindari plagiarisme, Anda harus mengetahui arti tindakan plagiarisme terlebih dahulu. Sebenarnya, penjiplakan ini ialah pengambilan karangan atau pendapat sendiri. Contohnya menerbitkan artikel yang berasal dari website orang lain, dengan nama sendiri. Bentuk dari penjiplakan ini pun beragam.

Selain itu, tindakan dari penjiplakan ini ada beragam berdasarkan pada niat sang pelaku. Ada yang disebut plagiarisme tanpa sengaja yang disebabkan karena kurangnya pengetahuan penulis terhadap standar penulisan yang berlaku. Jenis lain adalah penjiplakan yang dilakukan secara sengaja. Tentu saja, apa pun jenis penjiplakan, hal ini tak boleh dilakukan.

Tips Menghindari Plagiarisme dalam Artikel

Hal yang paling penting ketika menulis artikel adalah memperluas pengetahuan tentang teknik penulisan. Mungkin, kita sendiri tidak bermaksud untuk menjiplak tulisan, tetapi ketidaktahuan tetap saja termasuk dalam bentuk penjiplakan. Oleh sebab itu, tak ada salahnya mempelajari aturan baku penulisan terlebih dahulu, setelah itu Anda dapat mempraktekkan tips berikut ini:

1. Menggunakan parafrasa. Pada dasarnya, parafrasa merupakan pengungkapan tulisan dengan bentuk susunan baru tanpa mengubah makna asli, cara ini sering disebut kutipan tak langsung. Langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan parafrasa adalah membaca tulisan dengan cermat dan menulis kalimat dari inti tulisan.

2. Menggunakan sistem langsung. Untuk cara ini, Anda bisa menyertakan sumbe referensi di bagian akhir kutipan, bila memang di dalam artikel mengandung kutipan dari kalimat seseorang. Bila kutipan menggunakan bahasa asing, Anda dapat menulisnya dengan menggunakan cetak miring.

3. Mengambil banyak sumbe referensi. Agar bisa membuat sebuah artikal yang original tanpa ada unsur penjiplakan, tak ada salahnya Anda menggunakan banyak sumber referensi. Dengan banyaknya sumber referensi ini, dan mengubahnya dengan bahasa penulis sendiri, artikel akan terlihat original sekaligus bebas penjiplakan.

Cek Penjiplakan Sebelum Melakukan Posting

Bila Anda sudah berusaha untuk menghindari penjiplakan namun masih belum yakin jika artikel tersebut bebas dari penjiplakan, Anda dapat menggunakan aplikasi pengecek plagiarisme. Ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan, contohnya seperti copyscape. Alat pengecekan penjiplakan ini menjadi yang populer dipergunakan, bahkan copyscape juga menyediakan banner yang bisa kita pasang di dalam website.

Selain copyscape, ada pula viper. Tgak hanya memeriksa artikel unggahan, aplikasi ini juga bisa melakukan scaning esai, jurnal dan berbagai macam publikasi internet. Nantinya viper akan membandingkan naskah dan sumber yang berkaitan dengan bahasan tulisan. ada juga turn it in. Alat ini cocok untuk akademisi yang menerbitkan publikasi ilmiah.

Menghindari plagiarisme memang tidak mudah, apalagi jika Anda baru saja memulai menulis artikel. Namun, jika terbiasa menulis artikel, kemampuan menghindari penjiplakan akan muncul dengan sendirinya. Hal yang paling penting, jangan lupa melakukan pengecekan sebelum mengupload artikel. Semoga tips mengindari plagiarisme di atas bermanfaat bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *